Ini Dia Keunggulan Menanam Kakao Wajib Kamu Ketahui!

Tumbuhan berkambium ini merupakan asal mula datangnya coklat. Coklat yang lezat dan biasa disantap awal mulanya berupa buah hasil dari pohon kakao. Baru setelah buahnya dipanen dan diproses jadilah coklat di pasaran yang mudah dijumpai dan bisa dinikmati kapanpun.

Kakao yang berasal dari daerah Amerika Tengah dan Amerika Selatan ini biasanya hidup di habitat asli yang beriklim tropis. Lebih cocok hidup di dataran rendah dengan ketinggian 300-1000 meter di atas permukaan laut. Tinggi dari pohon kakao sendiri dapat mencapai 10 meter. Tetapi, saat ini sedang dikembangkan pohon kakao yang tingginya hanya sampai 5 meter namun lebih melebar ke samping untuk meningkatkan produktifitas.

Tanaman kakao termasuk shade loving plant yang mana tanaman ini berarti menyukai naungan. Dengan begitu, pohon kakao tidak memerlukan pengaturan jarak dalam menanamnya. Ia tetap bisa hidup meskipun tertutupi tanaman yang lain (tidak benar-benar langsung memperoleh sinar matahari).  Umumnya pohon kakao baru bisa berbuah ketika telah ditanam selama 4-5 tahun.

Indonesia yang juga termasuk sebagai negara beriklim tropis, menjadi salah satu pemasok buah coklat di dunia dengan jenis terbaik. Kakao memiliki banyak jenis. Memang apa bedanya jenis-jenis coklat tersebut? Bukankah rasa coklat sama saja? Eits, tunggu dulu. Simak beberapa fakta berikut sebelum mengambil kesimpulan ya.

Jenis Kakao

Kakao memiliki 3 jenis yaitu Criollo, Forastero dan Trinitario. Setiap jenisnya memiliki ciri-ciri yang berbeda. Selain itu, setiap jenis dari kakao dapat menghasilkan buah kakao yang berbeda juga.

Criollo

Jenis kakao yang pertama yaitu Criollo. Jenis yang menghasilkan rasa kakao terbaik. Varietas criollo menghasilkan fine cocoa (kakao mulia). Kakao ini memiliki kandungan lemak paling banyak. Namun, kakao jenis ini keberadaannya hanya sekitar 10% di seluruh dunia. Karena faktor tersebut, membuat kakao jenis ini cukup mahal harganya.

Kakao criollo juga terdapat di Indonesia, tepatnya di daerah Banyuwangi. Jenisnya yaitu kakao edel, kakao terbaik di varietas criollo. Rasanya enak, lembut, manis dan tidak terlalu kuat. Warna cokelatnya juga cerah. Sehingga sering digunakan sebagai penambah citarasa coklat atau bahkan pewarna berbahan dasar coklat. Kakao ini sering diolah sebagai bahan utama berbagai produk konsumsi, kosmetik dan lain-lain.

Kakao criollo jumlahnya memang terbatas. Hal ini disebabkan karena budidaya kakao ini memerlukn teknik khusus. Selain itu, ia juga rentan terhadap penyakit. Buah yang dihasilkan tidak terlalu banyak. Meskipun begitu, kakao criollo tetap dicari orang karena kenikmatannya.

Forastero

Jenis kakao yang kedua yaitu Forastero. Forastero dapat mengasilkan bulk or ordinary cocoa. Mayoritas varietas kakao di dunia merupakan jenis ini. Kakao forastero cenderung lebih mudah dibudidayakan. Sekitar 80% lebih jumlah kakao di dunia adalah kakao dari varietas forastero. Kakao forastero dapat menghasilkan 35-50 buah dalam satu pohon. Jumlah ini jelas lebih banyak dari criollo yang hanya dapat menghasilkan 30 biji. Varietas forastero memiliki kualitas lebih rendah dari criollo.

Trinitario

Jenis kakao yang satu ini merupakan persilangan dari jenis criollo dan forastero. Persilangan ini pertama kali dilakukan di daerah Trinidad pada tahun 1927 ketika ada wabah penyakit tanaman coklat yang hampir memusnahkan seluruh jenis criollo. Rasa dari varietas ini manis, dan aromanya lembut. Sekitar 10-15% kebutuhan coklat di dunia didapatkan dari varietas yang satu ini. Buah yang dihasilkan dalam satu pohon yaitu 30-40 biji.

Keunggulan Budidaya Kakao

Budidaya kakao sangat cocok bagi anda yang berada di dataran rendah hingga sedang. Meskipun membutuhkan tingkat kesabaran yang tinggi, namun membudidayakan kakao dapat mendatangkan keuntungan yang tinggi. Peminat yang kian hari kian bertambah, membuat pohon kakao bias dijadikan bisnis yang menjanjikan.

Hasil Olahan Kakao

Buah kakao tetap menjadi pilihan makanan yang dikonsumsi. Berbagai kalangan baik anak-anak sampai dewasa dapat menikmati produk olahan kakao. Saat ini, selain untuk dikonsumsi kakao juga mulai merambah bidang lain. Tak jarang, kita dapat menemukan berbagai produk kecantikan berbahan dasar kakao. Di antaranya seperti parfum, produk lulur hingga body lotion. Di sini kami akan membahas sedikit tentang beberapa hasil olahan kakao.

Coklat

Coklat batang merupakan salah satu olahan kakao yang paling mudah ditemukan di pasaran. Bentuk olahan ini kini memiliki banyak varian. Tak hanya persegi panjang, coklat ini juga bisa dijumpai dengan bentuk yang lain. Jika mendekati musim valentine, coklat akan berbentuk seperti hati. Saat musim paskah, coklat berubah bentuk seperti telur. Dan masih banyak berbagai variasi bentuk yang lain.

Varian rasa juga tak hanya yang benar-benar coklat. Bagi yang tak terlalu suka coklat, atau bosan dengan coklat yang biasa, kini hadir coklat dengan rasa teh hijau, coklat putih dan strawberry. Tapi, bagi yang suka coklat asli juga tetap bisa menikmati bentuk aslinya.

Ada juga coklat yang berbentuk coklat blok. Untuk coklat ini biasanya harus dilelehkan terlebih dahulu baru bisa dinikmati. Di samping itu juga sering menjadi campuran pada produk olahan makanan yang lainnya. Seperti es krim, donat, kue pie, pisang goring dan lain-lain.

Bubuk Kakao

Produk olahan yang satu ini dibuat dengan cara menghancurkan buah kakao menjadi bentuk yang lebih kecil. Mula-mula biji kakao difermentasi terlebih dahulu. Setelah proses fermentasi, buah kakao kemudian dikeringkan. Biji yang sudah kering lalu dipanggang. Pemanggangan dapat menambah rasa manis pada coklat. Biji yang telah selesai dipanggang bisa masuk ke proses selanjutnya, yaitu proses penggilingan.

Bubuk kakao yang lebih gelap dinilai mengandung lebih banyak mineral. Sedangkan untuk buah kakao lebih banyak mengandung antioksidan. Bubuk kakao dapat dinikmati secara langsung dengan diseduh. Apabila tidak ingin terkena risiko gula darah tinggi, kakao seduh tidak perlu ditambah gula.

Pasta Cokelat

Bentuk olahan coklat yang satu ini sudah dikenal sejak 500 tahun sebelum masehi. Pasta coklat mengutamakan pada rasa asli coklat yang agak pahit sehingga tidak ditambahkan dengan bahan yang lain. Namun, ada juga pasta coklat yang bisa langsung dikonsumsi dengan tambahan gula, madu atau vanilla. Pasta coklat kini banyak diandalkan sebagai penambah perisa makanan.

Proses Distribusi Kakao

Sebagai salah satu penghasil kakao di dunia, Indonesia dapat memasarkan buah kakao secara langsung maupun dalam bentuk olahan. Skema yang palig mudah dalam proses distribusi kakao yaitu mulai dari petani menuju ke kelompok tani dan berlanjut ke pabrik pengolah coklat. Ada juga yang melewati jasa pengepul terlebih dahulu sebelum ke pabrik.

Dari pabrik sudah dihasilkan berbagai macam olahan kakao. Di sini ada yang langsung didistribusikan ke pasar untuk dijual. Ada pula yang masuk pabrik lagi untuk mengalami proses pengolahan lebih lanjut. Sehingga di pasaran sudah bisa kita jumpai bahan baku makanan berbahan dasar coklat ataupun produk-produk lain seperti makanan hingga kosmetik siap guna yang berasal dari coklat. Karena proses pengolahan biji coklat cukup rumit, biji coklat mentah masih jarang dijumpai di pasaran.

Harga Jual Kakao

Harga biji kakao akhir-akhir ini memang cenderung tidak stabil. Adanya perubahan cuaca yang tidak menentu dan serangan penyakit pada tumbuhan kakao menjadi faktor utama harga kakao yang tidak stabil ini. Biji kakao saat ini berada di kisaran harga Rp.30.000 – Rp.45.000 per kilo. Tentu saja harga ini bisa naik dan turun sesuai kondisi dari kakao sendiri dan minat pasar.

Baca Juga Artikel Ini

Leave A Reply

Your email address will not be published.